Sabtu, 08 Desember 2012

ga ngerti

Aku mulai cemburu pada Jun, pada orang-orang yang diterimanya dengan begitu ramah dan penuh kelapangan.
Sungguh aku sebenarnya ga ngerti apa yang sebenarnya terjadi,  namun aku tidak bisa mengingkari apa yang aku rasakan, dan aku percaya bahwa apa yang aku rasakan ini benar, terlepas dari apakah pantas atau tidak.
Ul, mungkinkah aku mulai menyukainya, mencintainya, mengharapkannya dan merajut impian untuk bersamanya? Ini berbeda Ul, sungguh berbeda. Aku merasakan engkau dalam dirinya, aku merasakan segala yang tak butuhkan untuk menjadi sempurna ada dalam dirinya, ada merasakan ketika berbicara dengan Jun kurasakan hadirmu di tengah-tengahnya.
Ul, ah...ga ngerti lah, gimana aku mesti mensikapinya, aku kembali menjadi orang yang limbung, ga jelas, tapi juga ga bisa bercerita dengan siapapun, karena aku hanya bisa bercerita pada satu orang, padamu...
Ul, ah, sebenarnya aku juga masih bertanya dan bertanya akan apa yang berlangsung ini. ah.....

Selasa, 09 Oktober 2012

Lana belajar ngaji

Ul, ni video Lana belajar ngaji, semoga kamu senang :


Love you so much....
Miss you so much...

ceritaku

Ul, aku pengen cerita banyak sekali, tapi saat ini aku ga ngerti mesti dari mana memulainya. Ok, ceritane dicicil ya...

Ul, kayake q mulai punya keinginan untuk menjadikan Jun sebagai isteriku, banyak hal yang membuatku mulai berpikir seperti itu. Aku ga tahu Ul, apakah karena aku mulai menginginkan ia jadi isteriku kemudian aku pun mulai merasakan dalam dirinya akan menemukan dirimu atau karena engkau berada dalam dirinya kemudian aku menjadi mulai menginginkan ia jadi isteriku. Aku juga mulai merindunya sebagaimana dulu aku merindumu ketika kita tidak bersama.
Ul, kali pertama ku sadari bahwa aku akan kehilangan dia ketika menjelang keberangkatannya ke Arizona, aku mulai merasa bahwa hari-hariku akan berbeda, tentu aku tak lagi dengan mudah menghubunginya, ngobrol atau sekedar menyapa.
Ul, kayake q benar-benar mulai menginginkannya menjadi isteriku, semoga engkau tidak marah padaku, semoga engkau mengijinkanku, semoga engkau memang berada dalam dirinya.
Aku mulai melakukan hal-hal konyol yang mestinya hanya dilakukan oleh remaja-remaja tanggung yang lagi dimabuk cinta. aku ingin tahu segala apa yang dilakukan Jun, aku ingin tahu siapa saja temannya, aku ingin tahu segalanya.
Beberapa hari ini aku ga ngerti ia marah, jengkel, mangkel ke aku atau ia memang lagi sedang dalam masalah yang tidak bisa diceritakan kepada siapapun, kalaupun ada mungkin hanya engkau Ul.
Tapi yang jelas, beberapa hari ini aku mencoba menghubunginya dengan berbagai cara dan ia tidak mau membalasnya, bahkan sekedar sapa pun ia tidak mau. Kadang aku khawatir bahwa sikapnya terkait dengan apa yang telah aku lakukan. Dan kamu tahu Ul, kembali ku rasakan ketakutan yang sama seperti ketika engkau marah padaku. Secara otomatis aku akan melakukan apapun untuk berusaha mengetahui persoalan sebenarnya, kesalahan apa yang terjadi (dulu aku sering seperti itu kan?).
Sebenarnya aku sangat ingin seperti itu Ul, tapi ini berbeda dengan apa yang terjadi dulu di antara kita, dulu aku melakukan segalanya karena aku tahu bahwa kita saling mencinta, dan engkau pun pada akhirnya akan mengatakan kepadaku apa yang terjadi. Saat ini aku tidak berani mengatakan hal itu, meski kadang aku merasa bahwa Jun kadang bersikap seakan-akan membuka peluang untukku untuk memintanya menjadi isteriku.
Ah, entahlah Ul, aku juga tidak tahu sampai kapan ia tidak mau merespon apapun yang berasal dariku. Sebenarnya aku lebih senang ketika ia ngomong langsung jika tidak mau terganggu denganku. Ya sakit, iya lah, tapi bagiku itu lebih baik daripada didiamkan saja. Tapi bagaimanapun juga, meski sudah menjadi perempuan dewasa, Jun tetaplah perempuan jawa yang pasti juga tidak bisa dengan begitu saja bercerita apalagi ketika ia melihat motif yang berada di balik setiap tindakan yang aku lakukan.
Ah, entahlah Ul, kadang aku memang benar-benar bingung, mesti ngapa, gak ngerti lah.....
Udah lah, kapan-kapan dilanjut ya....

Rabu, 26 September 2012

Tentangmu

Salah satu kenangan bersamamu (kamu tahu, Lana sangat menyukai video ini, mungkin mungkin ini satunya-satunya kenangan berbentuk video bersamamu).


Sedikit di antara yang tersisa.....